Majukan Perikanan Sumbawa, LSO MoU Dengan UNSA

universitassamawa.ac.id – Sebagai Universitas satu-satunya yang menyediakan program studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Samawa (UNSA) menjadi pilihan utama dalam setiap kerjasama yang berorientasi pada masalah kelautan dan perikanan di wilayah Pulau Sumbawa secara khusus, dan NTB secara umum, bahkan secara nasional. Begitu banyak kerjasama dan riset yang dilakukan oleh MSP UNSA dengan berbagai lembaga, NGO, Kementrian, dan pihak-pihak lainnya. Salah satu lembaga intenasional yang melakukan kerjasama dengan UNSA adalah Lim Shrimp Organization (LSO) dari Korea Selatan.
Sejak memula bisnisnya di Sumbawa, LSO terus menunjukan progress yang baik. Sukses dengan budidaya udangnya yang telah mencapai 12 titik, LSO merambah ke dunia pendidikan. LSO jalin kerjasama dengan UNSA. Penandatangan MoU dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Juli 2018 di Auditorium Rektorat UNSA. Penandatangan MoU tersebut langsung diwakili oleh CEO LSO Indonesia Ronald Lam dan UNSA yang diwakili langsung oleh Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd selaku rektor UNSA. Kerjasama tersebut juga dihadiri oleh Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Asisten perekonomian dan pembangunan, perwakilan dari dinas perikanan, dnas perijinan, para dosen dan mahasiswa.
Rektor UNSA menyampakan ucapan terimakasih dan apresiasi terhadap LSO yang telah mempercayakan UNSA sebagai partner dalam kerjasama ini yang orientasinya akan sama-sama saling menguntungkan, dimana mahasiswa MSP khususnya akan bisa riset, magang, KKL dan bahkan tawaran kerja pun sudah datang dari LSO. Seperti diketahui bahwa banyak mahasiswa MSP yang masih aktif sebagai mahasiswa sudah banyak mendapat tawaran kerja dari berbagai perusahaan.
Sementara dari pihak LSO dalam sambutannya menyatakan bahwa kerjasama ini yakin kerjasama ini akan berjalan dengan baik dan saling menguntungkan terlebih yang dimiliki oleh SDM UNSA saat ini, baik mahasiswanya maupun dosennya. Kerjasama ini akan sangat membantu UNSA, LSO, maupun masyarakat Kabupaten Sumbawa secara umum. beberapa poin MoU yang disepakati antara lain mahasiswa UNSA dilatih dan magang di LSO. LSO juga menyediakan lapangan kerja bagi mahasiswa UNSA di LSO sesuai dengan kriteria LSO. Selain itu, poin penting juga bahwa mahasiswa dan dosen berkesempatan melakukan riset untuk melahirkan berbagai trobosan dalam memajukan sektor perikanan dan peternakan khususnya di Kabupaten Sumbawa. LSO saat ini sudah membangun 12 titik tambak di Kabupaten Sumbawa yang siap memberikan ruang bagi mahasiswa UNSA untuk menjadi bagian di dalamnya. Kerjasama ini dipastikan dan diharapkan akan bersifat sustainable untuk LSO dan UNSA.
Masih mahasiswanya saja sudah disediakan lapangan pekerjaan, keren kan.!!

Leave us a reply