MEMBACA KITA MEMBUKA JENDELA DUNIA DAN MENULIS KITA MENGURAIKAN ISI DUNIA

Buku adalah jendela dunia, karena itu, siapa yang suka dan gemar membaca buku, maka pasti pengetahuannya sangat luas, itulah generasi yang diimpikan oleh bangsa ini. hal tersebut akan bisa dilakukan tentunya dengan cara menyediakan buku-buku kontemporer, sebab pantangan saat ini adalah budaya membaca dalam dunia generasi kita masih jarang, terlebih di kota Sumbawa belum terdapat toko buku yang lengkap. Generasi akan kaya ilmu ketika didukung oleh persediaan buku yang lengkap. Jogjakarta, Malang, Surabaya, Solo dan kota-kota lainnya begitu maju dalam dunia pendidikannya sebab iklim akademiknya sangat bagus yang didukung oleh took buku yang lengkap, maka sejatinya jika ingin generasi bangsa lebih progress, buku-buku kontemporer harus menjadi prioritas. Kemajuan teknologi dan komunikasi saat ini jangan dijadikan alasan bahwa pengadaan buku tidak diperlukan lagi, sebab ada paradigma yang berbeda.
Menyadari akan kondisi tersebut, Universitas Samawa (UNSA) melalui perpustakaannya telah menyediakan 1000 koleksi buku terbaru (Kontemporer) yang siap menunjang aktivitas akademik dan referensi-referensi dari segala keilmuan. Drs. Saichu Rauf selaku kepala perpustakaan UNSA mengatakan bahwa dengan tersedianya 1000 koleksi buku terbaru, diharapkan mahasiswa beramai-ramai ke perpustakaan serta menjadi budaya akademik yang sangat baik dalam dunia kampus. Selain itu juga, beliau mengatakan bahwa koleksi buku tersebut merupakan referensi semua keilmuan yang ada di UNSA yang memudahkan para mahasiswa mencari referensi atau literatur keilmuannya. Dengan adanya 1000 koleksi buku terbaru tersebut, perpustakaan UNSA mengusung tema dengan menggunakan bahasa Sumbawa “ Silamo Ngesar Maca”, yang berarti mari mampir membaca. Di perpustakaan UNSA sendiri memiliki 5 (lima) tenaga perpustakaan yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi mahaiswa. Mari ciptakan iklim akademik melalui budaya membaca… Silamo Mo Maca.

Share Now

lukem

More Posts By lukem

Related Post

Leave us a reply