PROF. MAHSUN MELAKSANAKAN STADIUM GENERAL DI UNIVERSITAS SAMAWA

STADIUM GENERAL PROF. MAHSUN DI UNIVERSITAS SAMAWAUniversitas Samawa (UNSA) telah melaksanakan kuliah umum yang diisi oleh ahli perbandingan bahasa yaitu Prof. Dr. Mahsun, MS. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 18 Maret 2016 pukul 16.00 di Auditorium UNSA. Kegiatan tersebut bertemakan “Politik Kebahasaan dan Strategi Menjemput Program LPDP KEMENDIKBUD (Ayo Sekolah)”. Peserta dari kegiatan tersebut adalah mahasiswa dan para dosen. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah agar mahasiswa memahami betapa pentingnya bahasa sebagai pemersatu bangsa, sebab selama ini bahasa asli kita mulai termakan oleh bahasa asing. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor Unsa yaitu Bapak Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd atau yang lebih dikenal dengan Prof Ude.
Dalam sambutannya, Prof Ude menyatakan bahwa Prof Mahsun merupakan putra daerah asal Jereweh yang baru menginjakkan kaki lagi di Tana Samawa selama belasan tahun, karena kesibukannya dalam berbagai hal termasuk orang yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Bahasa RI. Saat ini prof Mahsun sedang berjuang menyatukan bahasa Indonesia di Dunia. Prof Mahsun bisa dibilang sebagai pahlawan Bahasa Indonesia, karena masalah bahasa ini, Indonesia sedang perang dengan Malaysia yang ingin Indonesia menggunakan Bahasa Melayu.
Beliau merupakan pakar dibidang sejarah, filsafat maupun perbandingan budaya dan bahasa dunia, riset-riset yang beliau lakukan telah menumbuhkan teori-teori baru yang sekaligus membantah terhadap teori-teori lama yang dibuat asing khususnya tentang bahasa dan budaya. Atas pengalaman dan kepakaran itulah beliau diangkat menjadi kepala Badan Pusat Bahasa Republik Indonesia sampai tahun 2015.
Pada kuliah umum tersebut, Prof. Mahsun menyampaikan kegelisahan terhadap bangsa kita hari ini akan penjajahan asing melalui bahasa. Beliau menyebutkan bahwa hari ini kita memasuki perang generasi ke 4 atau perang cuci otak melalui bahasa. Inilah yang diperjuangkan oleh beliau dalam mempertahankan NKRI melalui bahasa, sebab penjajahan yang nyata hari ini adalah penjajahan bahasa, hal ini tidak boleh kita biarkan, tutupnya.
Kuliah umum yang disampaikan oleh beliau memberikan semangat baru khususnya bagi mahasiswa terlebih bagi mahasiswa, sebab apa yang disampaikan oleh beliau merupakan pengetahuan baru yang selama ini belum pernah didengar dari siapapun. Kegiatan tersebut ditutup dengan masing-masing memberikan Plakat dan buku hasil karya Prof. Mahsun.IMG-20160318-WA0060-e1458649941659

Share Now

lukem

More Posts By lukem

Related Post

Leave us a reply