Riset MHS Biologi UNSA di TransTV

Mahasiswa Biologi UNSA Teliti Aphodius Marginellus

Mahasiswa Pendidikan BiologiUniversitas Samawa(UNSA) telah melaksanakan penelitian tentang Kumbang. Penelitian ini pernah dipublikasikan di TV Nasional Trans7 belum lama ini melalui program Dunia Binatang selama kurang lebih 20 menit. Kegiatan yang diikuti tiga mahasiswa dan didampingi dua dosen pembimbing ini telah mampu mengetahui cara kerja Kumbang Kotoran Ternak atau bahasa lokal Sumbawa disebut Rapang (Aphodius Marginellus) sekaligus memperkenalkan keanekaragaman hayati di Kabupaten Sumbawa.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Dwi Rianti Winingsih didampingi kedua mahasiswanya, Diah Wardaniyah dan Dewiyanti Mahasiwa, mengungkapkan bahwa penelitian bagaimana kehidupan kumbang kotoran hewan bertahan hidup ini karena kotoran ternak mengandung banyak mikroba dan bakteri. Selain itu, kumbang kotoran menentukan arah perjalanan melalui galaksi Bima Sakti atau kemampuan menggelindingkan kotorannya searah dengan sinar matahari. Sebab kotoran yang berada melebihi bobotnya dua kali lipat dari berat badannya. Kumbang kotoran juga dapat membantu penyerbukan pada beberapa bunga yang mempunyai ciri khas yang mengeluarkan bau seperti bau kotoran ternak. Kelebihan dari binatang ini sambungnya, memiliki antena di bagian kepala sebagai indra pembau  untuk menentukan letak makanan.

Lebih lanjut Ririn—sapaan akrab mahasiswa semester 6 ini, menegaskan beberapa ciri lain dari jenis hewan ini yaitu tersebar di daerah tropil dan subtropik. Kumbang tahi kerbau termasuk genus kumbang dalam keluarga Scarabaeidae. Tubuh berwarna coklat sebesar kuku kelingking dan punggungnya cembung. Kaki berbetuk khas sebagai penggali. Serangga – serangga ini banyak di jumpai pada musim hujan. Kumbang dewasa sering tertarik sinar lampu, bertelur pada tumpukan tahi kerbau. Kumbang tahi dikenal suka menggelindingkan bola-bola terbuat dari kotoran yang berbobot 50 kali lebih berat ketimbang tubuhnya sendiri.

Sementara itu, dosen pendamping, Indah Dwi Dwi Lestari, MPd, menambahkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat sebagai materi pembelajaran, yang akan digunakan oleh mahasiswa pendidikan Biologi khususnya dalam bidang kajian zoology invertebrata serta ekologi hewan dan lingkungan. Dengan penelitian ujarnya, mahasiswa dapat memanfaatkan kekayaan hayati yang terdapat di Sumbawa, sebagai kajian penelitian agar proses pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas saja.

Share Now

Prof.SI

More Posts By Prof.SI

Related Post

Leave us a reply