Fakultas Pertanian & Perikanan Unsa Gudang Riset

Fakultas Pertanian (FP) menjadi fakultas unggulan di Universitas Samawa (UNSA). Fakultas dengan empat program study (Prodi) yakni Agrotekhnologi, Manajemen Sumberdaya Perairan dan Perikanan, Agrobisnis, dan Ilmu Peternakan yang telah berakreditasi B ini, telah banyak menghasilkan karya bagi kemaslahatan umat terutama para petani, peternak dan nelayan di Kabupaten Sumbawa. Berkembangnya UNSA yang salah satunya ditopang oleh kemajuan Fakultas Pertanian, tidak terlepas dari tangan dingin para pendiri perguruan tinggi tertua dan terbesar di Pulau Sumbawa ini.
Fakultas Pertanian misalnya, telah merintis kerjasama membanggakan antara UNSA dengan Wageningan University Belanda, Jortech Biomass BV Belanda dan PT Joro (investor asal Belanda). Kerjasama riset (joint research programe) yang ditandatangani pada Tahun 2010 tersebut hingga kini masih tetap berjalan bahkan telah dikembangkan menjadi project lapangan, yaitu menghasilkan komoditi bawang unggulan, setelah sebelumnya jarak pagar yang diproses menjadi minyak, jauh sebelum adanya PT Biogrenland dan sebuah perusaahaan asal Korea yang mengembangkan komiditi itu di daerah ini. “Ini berkat kerjasama yang dirintis Dekan FP saat itu Bapak Ir Haji Mokhlis M.Si dan Pak Ande (Ir Iskandar MEc Dev) yang sampai sekarang tetap memberikan dukungannya,” kata Dekan Fakultas Pertanian UNSA, Syahdi Mastar SP M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Kerjasama ini secara tidak langsung memecut semangat civitas setempat untuk terus melakukan riset atau penelitian dalam menghasilkan temuan-temuan, serta giat membangun jaringan dengan pihak ketiga baik luar dan dalam negeri, termasuk pemerintah daerah.

Di antaranya Prodi Agroteknologi yang kini tengah intensif menginventarisir sumberdaya local yang akan dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat sebagaimana visi UNSA adalah mengembangkan potensi local yang berdaya saing global. Seperti menghasilkan padi pata (padi local) unggulan yang tahan hama dan berkualitas tinggi, beras loreng (hitam putih) hasil perkawinan silang yang diyakini menjadi komiditi unggulan Sumbawa, dan membuat UNSA Botanical Garden (kebun botani kampus UNSA) di lahan seluas 5—10 hektar yang berada di kampus baru wilayah Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwis. “Semua buah local, tanaman local maupun tanaman obat-obatan local ada di kebun botani ini. Dan di kebun ini juga ada hewan local Sumbawa yang tidak terdapat di daerah lain. Jadi siapapun yang ingin melihat atau melakukan riset terkait dengan potensi ini, datang saja ke kebun botani UNSA. Ini yang sedang kami inventarisir sekaligus melakukan penelitian sebagai upaya penyelamatan potensi local,” timpal Wening Kusumawardani MP selaku Kaprodi Agrotekhnologi.

Kemudian di bidang peternakan, Fakultas Pertanian berhasil menemukan pelet dan vitamin ternak. Dengan pelet dan vitamin yang belum diberi label ini mampu meningkatkan produktivitas ternak di antaranya sapi dan kambing. “Lebih cepat menaikkan bobot ternak, menghasilkan kualitas susu dan daging berkualitas. Dengan temuan ini sumberdaya yang sedikit dapat menghasilkan manfaat yang sangat besar bagi peternak,” tambah Amrullah S.Pt M.Si, Sekretaris LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) UNSA.

Sementara Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan dan Perikanan UNSA, dipercaya pemerintah untuk menjadi pendamping program PUGAR bagi peningkatan kesejahteraan petani garam di Kabupaten Sumbawa. Selain itu menjadi tenaga ahli penyusunan kawasan tambak di daerah ini karena selama ini pemerintah daerah tidak memiliki peta kawasan pesisir, padahal 18 dari 24 kecamatan merupakan kecamatan pesisir. UNSA melalui Prodi ini juga memiliki andil yang besar bagi suksesnya pembangunan jalan Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora) yang kini sedang dikerjakan. UNSA bersama Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Kaltim dipercaya membuat Amdal Samota yang sebelumnya tidak mampu ditangani beberapa perguruan tinggi ternama. Amdal ini menjadi syarat penting yang menjadi lampiran usulan bagi penganggaran terealisasinya program tersebut. “Masih banyak kerjasama lainnya yang mempercayakan UNSA sebagai pendamping maupun pelaksana,” tandas Dedi Safikri S.Kel, M.Si selaku Ketua Lembaga Konsultan Tenaga Ahli UNSA.

Share Now

Prof.SI

More Posts By Prof.SI

Related Post

Leave us a reply